Cari kata / ebook

Sarang Perjudian - Gu Long

Posted on 13 November 2009 by Adi Kristiyadi

Sarang Perjudian

Pengarang: Gu Long/Khu Lung
Diceritakan oleh: Tjan ID

Di dalam dunia persilatan terdapat sebuah Sarang Perjudian yang misterius, pemilik sarang perjudian ini adalah seorang lo-sianseng dan seorang lotaytay (nyanya tua), jejak mereka sangat misterius tapi memiliki pengaruh serta kekuatan yang luar biasa hebatnya, rasa ingin tahu yang besar serta jiwa nyerempet bahaya seperti anak muda. Oleh karena itulah bukan saja mereka mau menerima pelbagai taruhan yang aneh2, bahkan mau menerima barang taruhan bentuk apapun.

Dalam buku ini terdapat empat pertaruhan besar yang dilakukan oleh Sarang Perjudian, yaitu:
1. Duel Dua Jago Pedang

Yaitu duel antara Si Ti-ing melawan Liu Ceng-ho, yang dipertaruhkan adalah uang emas berjumlah limaratus laksa tahil emas murni.

2. Memperebutkan Gigi Serigala

Menurut kabar angin, Siau Cap-it-Long mempunyai hubungan akrab dengan kawanan serigala. Apabila serigala kehilangan taringnya, dapat mengakibatkan ia mati karena kelaparan. Oleh karena itu Siau Cap-it-Long sering pergi ke gunung yang terpencil untuk menemukan serigala2 kelaparan dan membuatkan taring2 palsu untuk mereka. Kali ini yang menjadi hadiah taruhan adalah taring palsu tersebut. .

3. Perburuan

Pihak yang mengejar adalah Thia Siau-kim, seorang opas yang belum lama tersohor namanya,
Sementara pihak yang diburu Thia Siau-kim bukan saja merupakan perampok ulung , dia pun terhitung seorang jago yang diakui dan dikagumi umat persilatan, orang ini memiliki watak suka menyendiri dan seringkali hidup seorang diri di alam bebas.

4. Mempertaruhkan diri sendiri

Selama ini Pok Ing adalah tokoh yang paling kesohor dalam dunia persilatan, Dia memang seorang penjudi, setiap saat setiap waktu siap menerima tantangan dari manusia macam apa pun dan perjudian macam apapun. Yang membuat orang menaruh perhatian atas pertaruhannya kali ini adalah karena dia telah memasukkan diri sendiri sebagai salah satu barang taruhan. Dalam pertaruhan kali ini, bukan saja dia bertindak sebagai bandar, bahkan barang taruhan dan benda yang dipertaruhkan adalah diri sendiri.

Pertaruhannya adalah Pok Ing harus menyiapkan perahu dan segala peralatan yang diperlukan dan segera berlayar menuju ke negeri Hu-siang (Jepang), asal dalam tiga puluh hari ia dapat kembali ke Tiongkok dalam keadaan selamat, dialah yang akan menjadi pemenang dalam taruhan ini.

Seperti buku karangan Gu Long lainnya di setiap episode selalu menghadirkan misteri dan kejutan.

Unduh : PDF, PRC (Untuk dibaca di HP)